Minggu, 04 September 2016

Puisi dikucilkan

Sebutir Kata,Setetes Air Mata


Sayatan itu merekah dengan datangnya malam
Seringai tersembunyi dibalik badai kegelapan
Kalian mainkan sandiwara kejam
Demi melihat setetes air mata dalam terangnya bulan

Kalian tertawa terbahak
Kalian bersorak bahagia
Bersuka lihatku terluka
Dalam kejamnya kata yang terlontar

Kalian ukir luka dihatiku
Dalam rapuhnya jiwaku
Kalian kucur air mataku
Dalam lemahnya jiwaku

Sekejam itukah kalian???
Buat mendung dalam pelangiku??
Bagai ombak dalam lautan?
Bagai badai dalam sahara!!!

Namun kini.....tiada lagi jiwa yang lemah
Yang ada hanyalah jiwa yang kokoh
Jiwaku telah berganti
Seiring bergantinya musim dingin ke musim semi

Bocah yang terluka kini bersiap
Tuk' hadapi kejamnya badai kegelapan
Kan ia kumpulkan sakit hatinya
Agar sang' karma mendengar

Sang' karma yang kan balas semuanya
Yang telah kalian perbuat
Membuat badai.......
Dalam damainya jiwaku

Kini tak kan ada lagi isak tangis
Yang ada hanyalah sebutir kata
Tak kan ada pula deraian air mata
Yang tinggal hanyalah sebulir air mata

3 komentar:

  1. Izin pakai pusinya untuk tugas

    BalasHapus
  2. Izin ku ambil buat tugas yah..

    BalasHapus
  3. BetMGM Launches The Genesis Casino - KTNV
    This new expansion will add one or 당진 출장마사지 two player 계룡 출장마사지 virtual reality (VR) games, allowing the company's 부산광역 출장마사지 proprietary mobile VR experience to play 창원 출장마사지 a 상주 출장마사지

    BalasHapus